Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

VOLUME MOLAR PARSIAL

Gambar
 PERCOBAAN IV VOLUME MOLAR PARSIAL I. Tujuan  mahasiswa mampu menentukan volume molar nyata   mahasiswa mampu menentukan volume molar pasti larutan dan zat terlarut II. Landasan Teori      Volume molar parsial merupakan kontribusi volume setiap komponen terhadap volume total suatu larutan. Jika hal itu terjadi pada sistem larutan yang terdiri dari pelarut dan zat terlarut akan diperoleh volume total larutan yang tidak ditentukan dari jumlah volume pelarut dan volume zat terlarut volume total larutan sangat tergantung pada komposisi pelarut dan zat terlarut saat terjadi proses pelarutan maka zat terlarut akan tersolpasi dalam pelarut sehingga molekul zat terlarut akan dikelilingi oleh molekul-molekul pelarut banyaknya molekul pelarut yang mengelilingi zat terlarut tergantung pada jenis zat terlarut dan pelarut yang menyebabkan zat terlarut membutuhkan volume tertentu ( Rohyami, 2018).      Volume molar parsial memberikan informasi tentang...

DIAGRAM BINER

Gambar
 PERCOBAAN II DIAGRAM BINER I. Tujuan   Mencari suhu kelarutan kritis sistem biner fenol-air II. Landasan Teori     Relasi pada umumnya merupakan hubungan antara dua himpunan A,B berdasarkan aturan tertentu aturan tersebut dinamakan relasi biner relasi biner dinyatakan sebuah notasi  (A,B)  yang berarti himpunan A dihubungkan ke himpunan B oleh R himpunan A dapat disebut sebagai domain dari R dan himpunan B sebagai range dari R. pemetaan relasi yang penulis lakukan menggunakan dua metode yaitu diagram panah dan himpunan pasangan berurutan (Julaeha et al., 2020).     Diagram pase biner sistem Partikel kecil yang terdiri dari fase cair dengan fase padat murni telah dievaluasi dari informasi energi gips dalam jumlah besar dan tegangan permukaan fase cair. Dengan mengecilnya ukuran partikel, titik leleh komponen murni menurun dan daerah fase cair membesar titik perubahan hubungan fase dengan ukuran partikel ini bergantung pada ketergantungan...